Rejeki Di Dunia Tidak Bisa Dimatematikakan - Masezzul.com

Rejeki Di Dunia Tidak Bisa Dimatematikakan

Rejeki Di Dunia Tidak Bisa Dimatematikakan

Rejeki Di Dunia Tidak Bisa Dimatematikakan

Antara kehidupan dunia dan akhirat harus imbang
Berusahalah kamu hidup di dunia seakan akan kamu hidup selamanya. Kita ini harus hidup kaya. Kapan kita pasrah? Kita pasrah setelah kita melakukan sesuatu dan tinggal menunggu hasil. Dalam Islam kita disuruh sedakah dan zakat itu menandakan bahwa kita harus kaya. Bagaimana kita bisa melakukan demikian jika kita tidak kaya.

Rejeki itu tidak bisa dimatematikan. Contoh kita kerja di A Rp. 200.000 kerja di B mendapatkan 200.000 berarti 400.000 tapi belum tentu kita bisa maksimalkan hasil kadang kita terkena penyakit. Logikanya lagi kita sudah membeli bakso ketika mau makan eh tiba-tiba pentolnya jatuh yaaa jadi bukan rejeki kita kan?

Kebanyakan rejeki yang kita dapat berasal dari yang haitsu la yahtasib. Contohnya si A ketika mau membangun rumah semua bahan sudah ada namun dikarenakan istrinya sakit maka si A mengurungkan niatnya dia menjual kembali semua bahan. Sehingga dia tidak jadi untuk membangun rumah.

Artinya apa? Rejeki itu tidak bisa dimatematikan. Sedekah tidak harus menunggu kaya. Bukankah sedekah itu yang membuat anda kaya. Sehingga saya kasih tips sesuai Islam
1. Rajin Sedakah
Sedakah tiap hari atau tiap waktu secara rutin jangan sampai mengurangi nominal yang ditetapkan
2. Sholat Dhuha
Sholat Dhuha dilakukan tanpa harus meninggalkan sholat wajib
3. Berbakti kepada orang tua

Pasti segala sesuatu berawal dari sholat. Jika sholatnya baik maka semuanya baik begitu juga sebaliknya jika sholatnya jelek maka pekerjaan yang lainnya jelek. Jadi jangan meninggalkan sholat dan teruslah  belajar untuk memperbaik sholat. Sholat mencegah perbuatan keji dan munkar.

Baca juga: KESEMPATAN, Dibalik Kesedihan Pasti Selalu Ada Tawa 

Ketika kita sudah sholat namun kita masih tidak menjadi orang baik maka bisa saja penyebabnya
1. Sholatnya belum benar
2. Pakaian yang kita pakai tidak suci
3. Pakaian yang dipakai hasil yang tidak baik
4. Tempat sholatnya kadang tifak suci
5. Makanan yang masuk ke dalam perut bukan dari hasil yang haram

Kembali ke bisnis

Dalam berbisnis kita harus jujur. Sulit mendapatkan kepercayaan lagi jika pernah berbohong satu kali saja. Benda yang putih ketika kena tinta maka sulit dihilangkan. Contoh ketika anda berhutang anda harus jelaskan kapan bisanya anda bisa membayar dan usahakan anda menarget waktu yang akan disampaikan kepada dia dua kali masa jangka waktu. Namun jika anda sudah memiliki uang untuk membayar maka segeralah membayar hutang

Ketika berserikat/kerja sama harus menggunakan cara yang legal dan menjamin meski terhadap keluarganya sendiri. Harus ada bukti perjanjian, ingat meski berserikat dengan keluarganya sendiri bahkan itu yang lebih harus berhati-hati karena sering terjadi demikian. Maka segala sesuatu harus jelas.

Sehingga jika terjadi sesuatu atau senketa maka bukti perjanjian bisa diajukan demi keadilan antara dua belah pihak yang bekerja sama.

Jika berteman jangan mudah membuka privasi atau rahasia rahasia yang tidak harus disampaikan. Pilihlah perkataan perkataan yang sewajarnya jika ingin ngobrol bareng dengan temannya. Ingat hal ini untuk menghindari khawatir suatu saat teman yang anda percayai berkhianat kepada anda.


0 Response to "Rejeki Di Dunia Tidak Bisa Dimatematikakan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel