Ternyata Tidak Ada Orang Yang Mengatakan Dirinya Sukses. KENAPA?

Ternyata Tidak Ada Orang Yang Mengatakan Dirinya Sukses. KENAPA?

Kata Bahagia dan Sukses menurut banyak orang berbeda-beda. Sehingga membuat mereka tidak sadar bahwa diri mereka tidak sukses. Bahkan, selalu menganggap orang lain jauh lebih sukses daripada dirinya sendiri. Sehingga membuat mereka pesimis. Tidak ada orang yang mengatakan dirinya sudah sukses karena mereka memiliki impian lain yang ingin mereka capai

Ternyata Tidak Ada Orang Yang Mengatakan Dirinya Sukses. KENAPA?

Tidak Ada Orang Yang Mengatakan Dirinya Sukses

Bahagia dan sukses adalah dua kata yang sangat dan paling diharapkan semua orang. Setiap orang yang ada, menginginkan hidup yang semakin baik, semakin bahagia. Sebuah kata bahagia memang mudah diucapkan tapi agak lebih sulit direalisasikan. Mengapa demikian? Jika anda ditanya, apakah saat ini anda sudah bahagia? Jawaban anda akan bervariasi seperti
a. Sudah bahagia
b. Belum bahagia
c. Tidak tahu

Mengapa jawaban dari pertanyaan apakah anda sudah bahagia beraneka macam? Karena pandangan tiap orang terhadap kata 'bahagia' itu beraneka macam pula.  Berikut keberanekamacaman pandangan terhadap kata bahagia.
a. Bahagia itu berarti kaya (finansial)
b. Bahagia itu berarti sehat (kesehatan)
c. Bahagia itu berarti kesuksesan (sukses mencapai sesuatu)
d. Bahagia itu ya keluarga
e. Bahagia itu masa pensiunan yang tercamin
f. Bahagia itu spiritual
g. Bahagia kalau dah meninggal dunia

Well, dari beberapa pandangan di atas menggambarkan bahwa tidak semua manusia memiliki pandangan yang sama terhadap kata bahagia. Saya pribadi tidak membenarkan dan tidak menyalahkan terhadap semua pandangan diatasi. Saya hanya akan memberikan pandangan yang berbeda terhadap kata bahagia. Begini coba jika ada pertanyaan mengarahkan anda seperti ini, "apakah anda sudah sukses?". Hampir semua orang bahkan 100% dari orang yang ditanyakan dengan pertanyaan demikian jawabnya adalah "belum sukses". Ketika kita ditanya siapa contohnya orang sudah sukses, kita akan mengarahkan kepada orang kaya, artis, aktor, pembisnis yang omsetnya ratusan juta bahkan milyaran. Namun, jika kitanya kepada orang yang kita maksud secara langsung, "apakah anda sudah sukses?" Hampir bisa dipastikan jawaban mereka "saya belum sukses". Kenapa? Karena mereka masih memiliki impian yang ingin mereka capai. Jadi bisa dikatakan orang sukses di dunia ini, "tidak ada", hehe.

Hampir keseluruhan orang tidak mau mengatakan dirinya orang sukses. Mereka selalu menganggap orang lain lebih sukses dibanding dirinya sendiri. Kesuksesan kita sering kita pandang dari kekayaan ataupun dari ketenaran. Padahal sejatinya kita adalah orang sukses. Lah kok bisa? Gimana ceritanya?  Saya berani mengatakan anda sukses, saya akan memandang anda dari beberapa segi sebagai berikut.

a. Anda masih memiliki anggota badan yang lengkap padahal banyak diluar sana yang terlahir atau menjadi cacat

b. Sebelum anda dilahirkan anda sudah sukses. Anda tahu bahwa ketika seorang laki-laki melakukan hubungan dengan perempuan (seks) sperma yang itu anda sendiri harus melawan dengan jutaan sperma lain untuk merebut hati dari satu sel sperma telur perempuan.

c. Anda memiliki nominal penghasilan, anda bandingkan dengan mereka yang pengangguran atau yang di bawah anda. Supaya anda bersyukur.

d. Anda memiliki kesehatan tubuh. Anda bandingjan dengan mereka yang terbaring sakit yang sangat mengharapkan kesembuhan.

e. Anda masih bisa makan. Anda bandingkan dengan mereka yang di luar sana harus bekerja sangat keras hanya untuk sesuap nasi.

f. Anda yang sudah memiliki pasangan berumah tangga. Bayangkan mereka yang masih belum menemukan bahkan sudah mencari kemana-mana. Ataukah jodoh mereka masih dipakai orang lain. Hehe

g. Anda memiliki buah hati. Sedangkan banyak di luar sana yang sudah menikah namun belum dikaruniai anak padahal sudah menikah bertahun-tahun

Jangan pesimis bung, jangan terlalu mengatakan 'dia lebih sukses dari pada saya' padahal belum tentu dia mengatakan "saya orang sukses". Bahkan bisa saja terbalik, dia mengatakan andalah lebih sukses dibandingkan dia. Jadi sama-sama mengatakan "dia lebih sukses dibandingkan saya".

Baiklah cukup sekian yang bisa saya sampaikan. Jika tulisan ini memotivasi anda untuk tidak minder atau anda memiliki pandangan yang berbeda silahkan anda komentar di kolum komentar. Jangan lupa baca baca tulisan lainnya. See you in the next writing.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Seorang Blogger Pemula, berburu informasi dan berbagi wawasan yang bermanfaat adalah jalan ninjaku