Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah

Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah

Menceritakan Peristiwa Hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah setelah kejadian Isra' Mikraj. kejadian ini merupakan awal jayanya Islam dengan dimulainya hijranya nabi Muhammad SAW ke yatsrib atau yang sekarang dikenal dengan nama Madinatul Munawwarah

Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah

Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah

A. Mengatasi Ancaman

Setelah terjadi peristiwa Isra’ Mi’raj atau peristiwa yang dianggap aneh dan mungkin tidak masuk akal, justru ajaran Islam berkembang di berbagai daerah, semua masyarakat merasa ingin tahu bahkan ingin bertemu  dengan Nabi Muhammad SAW lebih-lebih jika mendengar cerita tentang pribadi nabi Muhammad SAW yang sangat terpuji. Begitu jga dakwah agama Islam, semakin tersebar di berbagai daerah terutama di kota Madinah.

Sebaliknya orang-orang kafir Quraisy, semakin keras menghalang-halangi dakwah nabi Muhammad SAW, penganiaayaan dan penyiksaan terhadap kaum muslimin semakin kejam dan biadab bahkan mereka merencanakan pembunuhan terhadap Nabi Muhammad SAW. Rencanan jahat kaum Kafir Quraisy untuk membunuh nabi Muhammad SAW dilukiskan dalam al Quran surat Al Anfal ayat 30

Didalam ungkapan di dalam al Quran tersebut, sudah jelas bahwa orang kafir Quraisy akan merencanakan pembunuhan terhadap nabi Muhammd SAW dengan rencana yang telah disepakati oleh tokoh-tokoh kaum kafir Quraisy, berbagai cara yang akan dipilih yaitu:

1. Menangkap dann menahan nabi Muhammad SAW
2. Mengusir dan membuang nabi Muhammad SAW
3. Membunuh nabi Muhammad SAW
4. Akhirnya tokoh-tokoh kafir Quraisy memilih cara ketiga, yaitu membunuh nabi Muhamad SAW.

Selanjutnya mereka memikirkan bagaimana cara membunuh nabi Muhammad SAW agar terhindar dari tuntutan suku Bani Hasyim yaitu keluarga nabi Muhammad SAW. Maka cara yang dipilih ialah mendatangkan pemuda-pemuda dari berbagai suku yang ada di Mekah dan selanjutnya mereka bersama-sama membunuh nabi Muhammad SAW. Dengan demikian suku bani Hasyim tidak akan dapat menuntut, siapa yang membunuh nabi Muhammad SAW.

B. Kaum Muslimin Hijrah ke Madinah

Kota Mekah dan Kota Madinah berjarak kurang lebih 250 km. Kota Madinah beriklim sedang, terdapat bukit dan ladang-ladang pertanian. Kesuburan tanahnya dapat membentuk karakter penduduknya santun, ramah tamah dan lemah lembut, dapat saling membantu, saling menolong dan sangat peduli dengan sesamanya, begitu juga kedermawannyatidak dapat diragukan lagi.

Di kota Mekah terdapat dua suku yang besar, yaitu suku Khazrajdan suku Aus. Kedua telah lama tidak berhubungan denganbaik. Sering terjadi perselisihan dan pertentangan bahkan juga kadang kadang terjadi peperangan. Akan tetapi kedua suku itu mempunyai kesadaran yang tinggi.

Ketika terjadimusim haji di Mekah, datanglah 7 orang dari suku Khazraj, mereka datang ke Mekah untuk beribadah hai. Mereka telah mendengar tentang agama Islam yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW. Pertemuan itu membawa hasil yang baik. Mereka menerima ajaran agama Islam dan menyatakan masuk Islam di Madinah.

Dua tahun kemudian, datang 12 orang dari suku Aus ke Mekah, mereka sengaja datang dan ingin bertemu dengan nabi Muhammad SAW. Kedatangan mereka disambut dengan baik oleh Nabi Muhammad SAW di suatu tempat kota Mina yaitu bernama Aqobah. Dalam pertemuan itu, mereka menyatakan masuk Islam dan berjanji akan menyampaikan ajaran Islam di Madinah.

C. Baitul Aqabah Pertama dan Kedua

Pada tahun ke 12 dari kenabian atau tahu 621 Masehi Nabi Muhammad SAW mengadakan pertemuan dengan para utusan dari suku Khazraj dan suku Aus di Aqobah (nama tempat di Mina) disitu mereka menyatakan sumpah setia kepada nabi Muhammad SAW dan berjanji menjalankan perintah Allah SWT serta menjauhi larangan-Nya, yang kemudian disebut “Baiatul Aqabah I
Janji itu antara lain berisi:

1. Setia kepada nabi Muhammad SAW dengan membela sampai mati
2. Memohon kepada nabi Muhammad SAW agar berpindah ke kota Madinah

Perjanjian itu bersifat rahasia, namun kecerdikan mata-mata orang kafir Quraisy perjanjian itu tatap dapat diketahui.

Pada tahun ke 13 dari tahun kenabian atau tahun 622 M datanglah 75 orang dari kaum muslimin dari penduduk Madinah. Mereka berasal dari kaum suku Khazraj dan suku Aus yang dipimpin oleh Al Barak bin Makmur. Mereka bertemu dengan Nabi Muhammad SAW di tempat yang sama yaitu Aqobah, mereka mengucapkan janji yang sama dengan dahulu, jani ini lebih mempertegas dan meyakinkan nabi Muhammad SAW segera berpindah ke Madinah. Perjanjian tersebut diatas disebut “Baiatul Aqabah II”.

Hikmah perjanjian Baiatul Aqabah:
1. Dapat menciptakan ikatan persaudaraan antara suku Khazraj dengan suku Aus di Madinah
2. Dapat menciptakan wacana baru tentang kehidupan beragama yaitu tentang ajaran Islam
3. Dapat memberikan peluang tersyiarnya agama Islam dan menjanjikan masa depan yang lebih baik, bagi kaum muslimin yang berasal dari Mekah
4. Dapat memberikan jaminan keamanan bagi nabi Muhammad SAW untuk hidup bersama kaum muslimin yang ada di madinah

Sebab-sebab kaum muslimin hijrah ke Madinah:
1. Orang-orang Quraisy semakin membenci dan tidak suka terhadap orang-orang Islam
2. Ancaman penyiksaan dan penganiayaan terhadap orang-orang Islam semakin keras dan kejam
3. Dukungan masyarakat Madinah membantu keamanan, ketentraman dan kemudahan dalam menyiarkan agama Islam
4. Perkembangan agama Islam di masa mendatang lebih baik di Madinah dari pada tetap berada di Mekah

Peristiwa hijranya kaum muslimin ke Madinah ini, menambah kemarahan kaum kafir Quraisy, sehingga mereka melakukan pemblokadean (penutupan) terhadap kaum muslimin yang masih tertinggal di Mekah, namun usaha ini tidak berhasil. Orang-orang Islam dari Mekah pindah ke Madinah disebut Kaum Muhajirin sedangkan orang-orang Islam yang berada di Madinah dan menolong kedatangan orang Islam dari mekah disebut Kaum Anshor.

Semoga Kisah Peristiwa Hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah ini bisa menambah kerinduan dan kecintaan kita terhadap nabi Muhammad SAW dan bisa menambah wawasan serta keimanan kita

Jika anda memang senang terhadap bacaan tentang sejarah ataupun kisah Nabi Muhammad SAW anda bisa membacanya dengan menklik daftar bacaan berikut dibawah

Daftar Bacaan Kisah Nabi Muhammad SAW

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Seorang Blogger Pemula, berburu informasi dan berbagi wawasan yang bermanfaat adalah jalan ninjaku