Contoh Laporan Magang / PKL di Bank PT BPRS Mandiri Mitra Sukses

Contoh Laporan Magang / PKL di Bank PT BPRS Mandiri Mitra Sukses


BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang
Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan sekelompokorang yang diturunkan dari satu generasi ke negerasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap pra sekolah, sekolah dasar, sekolah menengah dan kemudian perguruan tinggi/universitas.
Secara umum, tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan dan mengembangkan potensi di dalam diri para peserta didik. Dengan pertumbuhan kecerdasan dan potensi diri maka setiap anak bisa memiliki ilmu pengetahuan, kreativitas, sehat jasmani dan rohani, kepribadian yang baik, mandiri, dan menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab. Untuk mewujudkan tujuan pendidikan dapat di selenggaran melalui lembaga pendidikan.
Salah satu lembaga pendidikan adalah sekolah menengah kejuruan (SMK). SMK adalah  salah bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidkan kejuruan pada jenjang pendidkan menengah sebagai lanjutan dari SMP/MTsatau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar  yang di akui sama/setara SMP/MTs.
Untuk menciptakan lulusan yang kompeten di bidangnya maka setiap siswa-siswi lulusan SMK di tuntut untuk mempunyai suatu keahlian dan siap kerja. Oleh karena itu diadakan suatu program yaitu dengan melaksanakan praktek kerja industri (prakerin).Praktek kerja industri adalah kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan didunia usaha atau dunia industri yang relevan dengan kompetensi (kemampuan) siswa sesuai bidangnya. sehingga  dengan pelaksanaan prakerin ini dimaksudkan agar setiap siswa-siswi lulusan SMK mempunyai pengalaman dalam usaha sebelum memasuki dunia usaha secara nyata setelah lulus sekolah.
Berdasarkan uraian di atas maka perlu dilaksanakan kegiatan praktek kerja industri di SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura.

1.2    Landasan Hukum Prakerin
1.      Undang- undang no 20 tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional: pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif pengembangan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan,
akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masayarakat, bangsa dan negara.
a.       Penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan melalui 2 (dua) jalur, yaitu pendidkan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah .
b.      Pengadaan dan pendayungan sumber daya pendidkan oleh pemerintah, masayarakat dan atau keluarga peserta didik.
c.       Masyarakat sebagai mitra pemerintah bersempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta dalam penyeleggaraan pendidkan nasional.
2.      Peraturan pemerintah No. 29 tahun 1990 tentang pendidikan menengah yang antara lain.
a.       Penyelenggaraan sekolah menengah dapat bekerja sama dengan masayarakat terutama dunia usaha dunia industri dan para dermawan untuk memperoleh sumber daya dalam rangka menunjang penyelenggaraan dan pengenbangan pendidkan.
b.      Pada sekolah menengah dapat dilakukan uji coba gagasan baru yang diperlukan dalam rangka pengembangan pendidikan menengah.
3.      Kepmendikbud No. 0490/V/1992 tentang sekolah menengah kejuruan yang menytakan : Kerjasama sekolah menengah kejuruan dengan dunia usaha terutama bertujuan untuk meningkatkan kesesuaian program sekolah menengah kejuruan dengan kebutuhan dunia kerja yang di butuhkan dengan asas saling menguntungkan
4.      Kepmendikbud No. 080/V/1993 tentang kurikulum sekolah menengah kejuruan.
a.       Menggunakan unit produksi sekolah beroperasi secara properasi secara profesional sebagai wahana pelatihan kejuruan.
b.      Melaksanakan sebagai kelompok mata pelajaran kejuruan di sekolah dan sebagai lainnya di dunia usaha dan dunia industri.
c.       Melaksanakan kelompok mata pelajaran keahlian kejuruan sepenuhnya di masayarakat dunia usaha dunia industri.
5.      Kepmen pendidikan dan kebudayaan no 323/u/1997, tentang penyelenggaraan prakerin SMK.
6.      PP No. 39 tentang peran serta masyarakat dalam pendidikan nasional antara lain menyatakan :
a.       Peran serta masayarakat dapat berbentuk pemberian kesempatan untuk magang dan atau latihan kerja.
b.      Pemerintah dan masayarakat menciptakan peluang yang besar untuk meningkatkan peran serta masayarakat dalam sistem pendidkan nasional    

1.3 Tujuan Prakerin
1.      Mencetak siswa SMK menjadi tenaga kerja yang memiliki keahlian peofesional yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaan.
2.      Memperkokoh link and match (keterampilan dan kesepadanan)antara yang di pelajari di sekolah dengan pengalaman yang ada di lapangan.
3.      Meningkatkan efesiensi proses pendidkan dan pelatihan tenanga kerja yang berkualitas dan profesional.
4.      Menambah kreatifitas siswa siswi agar dapat mengembangkan bakat yang terdapat dalam dirinya.
5.      Memberikan motivasi dan membentuk mental siswa siswi agar serius dan bersemangat dalam menggapai cita cita.

1.4 Manfaat Prakerin
1.      Menghasilakan sumber daya manusia yang memiliki keahlian profesional, dengan keterampilan, pengetahuan, serta etos kerja yang sesuai dengan tuntutan zaman.
2.      mengesah keterampilan yang di berikan sekolah menengah kejuruan (SMK)
3.      menambah keterampilan, pengetahuan, gagasan-gagasan seputar dunia usaha serta industri yang profesional maupun dunia kerja.
4.      Membentuk pola fikir siswa siswi agar terkonstruktif baik serta memberikan pengalaman dalam dunia usaha maupun dunia industri
5.      Menjalin kerja sama yang baik antara sekolah dan perusahan terkait, baik dalam dunia usaha maupun dunia industri
6.      Meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga dalam mendidik dan melatih tenaga kerja yang berkualitas.

1.5 Waktu Kegiatan Prakerin
     Pelaksanaan praktek kerja industri (Prakerin) SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura tahun Pelajaran  2018/2019 di laksanakan pada tanggal 26 Desember 2018 sampai dengan 27 Maret 2019. Dan lama waktu pelaksanaan prakerin kurang lebih tiga bulan. Dengan jam kerja setiap hari Senin sampai dengan Jum’at jam 08.00  sampai 16.00 Wib
1.6 Tempat Kegiatan Prakerin
Tempat praktek kerja industri (Prakerin) di PT BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Sangkapura beralamat di Jl. Umar Masud Sangkapura Bawean.
BAB II
PROFIL PT BPR SYARIAH MANDIRI MITRA SUKSES SANGKAPURA

2.1 Sejarah Singkat PT BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Sangkapura
            Pendirian BPRS di suatu wilayah kabupaten dengan basis masyarakat religius serta di lingkungan masyarakat dengan tingkat kegiatan transaksi ekonomi mikro yang cukup menonjol, seperti di gresik, tentunya sejalan dengan kebijakan pemerintahan daerah setempat terutama dalam kaitannya meningkatkan peran lembaga keuangan untuk mendukung terciptanya upaya peningkatan dan pendayagunaan perekonomian didaerahnya.
            Melihat kondisi dan tujuan tersebut di atas, beberapa investor yang selama ini banyak berkecimpung di berbagai bidang usaha, dan para tokoh masyarakat yang aktif dalam pengembangan masyarakat ekonomi syariah dan majelis ekonomi muhammadiyah jawa timur terinspirasi untuk mengembangkan dan meningkatkan usaha mikro, khususnya yang berbasis syariah di lingkungannya, dengan berenca mendirikan BPR syariah yang berdomisilli di gresik.
            Dan untuk mewujudkan keinginan dan cita-cita tersebut. Dibentuklah suatu tim pendirian BPR Syariah yang berkoordinir oleh team pendirian BPR Syariah yang cukup berpengalaman sebagai pelaksanaan bank syariah. Sehubungan dengan hal tersebut, tim pendiri BPR Syariah ini menggalang kerjasama dengan Bank Syariah Mandiri, bukopin Syariah serta tim dari konsultan PT. Rafa Prima Consulting dari jakarta.

2.2 Struktur OrganisasiPT BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Sangkap
 











2.3  Visi Misi PT BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Sangkapura
Visi
“ menjadi bank yang sehat, tunbuh berkembang dan di percaya oleh masyarakat serta sebagai bank yang rahmatan lil `alamin.”
Misi
·      Memberikan konstribusi secara optimal dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah
·      Ikut berperan dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil dan menegah
·      Menjalanan kegiatan usaha secara profesional dan memperoleh laba secara optimal berdasarkan aturan Syariah

2.4  Produk dan Jasa PT BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Sangkapura
A.    Produk Funding Bank Mitra Syariah
1.      Tabungan
a.    Definisi tabungan
Berdasarkan undang-undang No 10 tahun 1998 tentang perbankan, yang di maksud dengan tabungan adalah simpanan yang penarikannya dapat dilakukan sewaktu-waktu dan dengan syarat tertentu yang di sepakati. Tidak dapat di tarik dengan cek, bilyet giro dan atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu.
b.   Jenis Tabungan Syariah
1)      Tabungan wadiah
Adalah tabungan yang di jalankan berdasarkan akad wadiah, yaitu titipan murni yang harus dijaga dan dikembalikan setiap saat sesuai dengan kehendak pemiliknya. Adapun jenis produk tabungan wadiah adalah :
1.      Tabungan mitra dana
Adalah tabungan untuk fasilitas pembiayaan atau pinjaman. Setoran awal Rp 10.000 dan bebas biaya adm bulanan
2.      Tabungan mitra guna
Adalah tabungan yang mempunyai manfaat bagi nasabah untuk merencanakan ibadah, misal ibadah umroh, religi. Qurban dan rencana mulia lainnya. Setoran awal Rp 10.000 dan bebas biaya adm bulanan.
3.      Tabungan mitra mikro
Adalah tabungan untuk segment mikro yaitu pedagang-pedagang. Yang mempunyai banyak kemudahan antara lain: fasilitas jemput setoran,penarikan dana ditempat dan mendapat bagi hasil tiap bulan.
2)      Tabungan mudharabah
Adalah tabungan yang di jalankan berdasrkan akad mudharabah. Dalam hal ini bank syariah bertindak sebagai mudharib (pengelola dana) sedangkan nasabah bertindak sebagai shahibul mal (pemilik dana). Dari pengelolaan dana mudharabah bank syariah akan membagikan hasil kepada pemilik dana dengan nisbah yang telah di sepakati diawal akad pembukuan rekening. Adapun jenis produk tabungan mudharabah adalah :
1.      Tabungan mitra usaha
Adalah tabungan yang cocok untuk nasabah yang mempunyai usaha. Mempunyai beberapa kelebihan atau kemudahan bagi nasabah antara lain: setoran awal Rp 50.000 dan bebas adm bulanan. Fasilitas jemput setoran, penarikan dana di tempat dan bagi hasil.
2.      Tabungan mitra investara
Adalah tabungan dengan bagi hasil setara dengan deposito, setoran dan penarikan fleksible. Sangat sesuai untuk nasabah menengah ke atas. Setoran awal Rp 500.000 dan bebas adm lainnya.
2.      Deposito
a.    Definisi deposito
Menurut undang-undang No 10/1998, pasal 1 ayat 7 (1998:7) yang memberikan pengertian deposito adalah sebagai berikut: deposito adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank
b.    fitur produk deposito
·          tersedia dalam mata uang rupiah
·         Nominal minimum deposito Rp. 1.000.000
·         Jangka waktu : 1 . 3 . 6  dan 12 bulan
·         Dapat dengan kondisi singgle/joint (and/or), lembaga/badan usaha
·         Dikenakan pajak atas bagi hasil
·         Tidak dapat dipindahtangankan
·         Break atau pencairan sewaktu-waktu tidak dikenakan biaya penalty
·         Break atau pencairan sewaktu-waktu bagi hasil berjalan tetap dibayarkan
c.     Deposito
a.      Manfaat
·         Keamanan dana terjamin
·         Bagi hasil yang kompetetif berdasarkan nisbah yang di sepakati
·         Dapat digunakan sebagai jaminan pembiayaan
b.      Fasilitas
·         Dapat diperpanjang otomatis (Automatic Roll Over)
·         Bagi hasil dapat diambil tunai, transfer atau pemindahbukuan
c.       Akad
·         Akad yang digunakan adalah akad mudharabah mutlaqah
·          Mudharabah mutlaqah, dimana bank / mudharib diberikan kuasa penuh oleh nasabah/shahibul maal untuk untuk menggunakan dana tersebut tanpa larangan / batasan dan mudharib/bank wajib memberitahukan kepada shahibul maal / nasabah mengenai nisbah / bagi hasil keuntungan yang diperoleh dan risiko yang timbul serta ketentuan penarikan dana sesuai dengan akadnya.




BAB III
PELAKSANAAN DAN HASIL PRAKERIN
3.1  Agenda Kegiatan Prakerin
Minggu ke 1
NO
Hari/Tanggal
Jenis Kegiatan
1
Rabu 26-12-2018
Belajar foto copy
2
Kamis 27-12-2018
Menulis pelunasan register gadai
3
Jumat 28-12-2018
merapikan tab (data2)
menulis pelunasan register gadai
4
Sabtu 29-12-2018
Menulis pelunasan register gadai
5
Senin 31-12-2018
Menstabilo pelunasan register gadai

bulanke 1
No
Hari/tanggal
Jenis kegiatan
1
Rabu 02-01-2019
Menstabilo pelunasan gadai
Menulis pelunasan gadai
Mengeprint data
2
Kamis 03-01-2019
Mencari nasabah ke menara
3
Jumat 04-01 2019
Menulis pelunasan gadai
4
Sabtu 05-01 2019
Menulis pelunasan gadai
5
Senin 07-01-2019
Menulis pelunasan gadai
6
Selasa 08-01-2019
Ke BMS (tambak)
7
Rabu 09-01-2019
Menulis pelunasan gadai
8
Kamis 10-01-2019
Mencari nasabah ke sungai terus
9
Jumat 11-01-2019
Mencari nasabah ke sdn 1 daun
Tk dharma wanita
Menulis pelunasan gadai
10
Senin 14-01-2019
Menarik tabungan ke pasar
Menulis pelunasan register gadai
11
Selasa 15-01-2019
Mengexel sbr (mengetik bukti setoran gadai)
Menulis register gadai
12
Rabu 16-01-2019
Meng exel (mengetik bukti setoran gadai)
Menulis register gadai
13
Kamis 17-01-2019
Ke sdn 1sidogiri gedung batu
Menulis regester gadai
Mengexel (mengetik bukti setoran gadai)
Menulis tabungan (slip tabungan)
14
Jumat 18-01-2019
Menulis bukti setoran tabungan
Melipat slip perpanjangan gadai
15
Senin 21-01-2019
Menulis register gadai
Melipat slip penarikan
16
Selasa 22-01-2019
Menulis slip pelunasan gadai
Kepasar menarik tabungan
17
Rabu 23-01-2019
Menulis slip pelunasan gadai
18
Kamis 24-01-2019
Menulis slip pelunasan gadai
19
Jumat 25-01-2019
Menulis slip penarikan gadai
20
Senin 28-01-2019
Menulis slip pelunasan gadai
21
Selasa 29-01-2019
Menulis register gadai (sbr pelunasan)
22
Rabu 30-01-2019
Menulis register gadai (sbr pelunasan)
Menulis catatan khasanah
23
Kamis 31-01-2019
Melipat slip penarikan
Menulis bukti setoran tabungan
Melipat slip perpanjangan gadai
Menulis register gadai
Menulis catatan khasanah

Bulan ke 2
No
Hari/tanggal
Jenis kegiatan
1
Senin 04-02-2019
Mencari nasabah
Menulis catatan khasanah
2
Rabu 06-02-2019
Menulis catatan khasanah
Menyettabilo register gadai
3
Kamis 07-02-2019
Menulis slip penarikan
Menulis catatan khasanah      
4
Jumat 08-02-2019
Menulis catatan khasanah
Menulis slip penarikan
5
senin 11-02-2019
Menyettabilo register gadai (sbr pelunasan)
Mentralisir uang
6
Selasa 12-02-2019
Menyettabilo regester gadai
Menulis catatan khasanah
7
Rabu 13-02-2019
Mentralisir uang
8
Kamis 14-02-2019
Menyettabilo register gadai
9
Jumat 15-02-2019
Menulis catatan khasanah
10
Senin 18-02-2019
Menyettabilo register gadai
Menulis slip penarikan
11
Selasa 19-02-2019
Menyettabilo register pelunasan gadai
Menulis catatan khasanah
12
Rabu 20-02-2019
Menyettabilo register gadai
Mengetik tanggal jatuh tempo
13
Kamis 21-02-2019
Menyettabilo register gadai
Menulis catatan khasanah
14
Jumat 22-02-2019
Menulis catatan khasanah
15
Senin 25-02-2019
Menyettabilo register gadai
16
Selasa 26-02-2019
Menarik tabungan di pasar skp
17
Rabu 27-02-2019
Menyettabilo register gadai
18
Kamis 28-02-2019
Menyettabilo register gadai
Ke staiha narik tabungan

Bulan ke 3
No
Hari/tanggal
Jenis kegitan
1
Jumat 01-03-2019
Menstalisir uang
Menyetor tabungan ke bri
2
Rabu 06-03-2019
Menyettabilo regester gadai
Melipat SBR gadai
3
Jumat 08-03-2019
Menyettabilo register gadai
4
   Senin 11-03-2019
Menyettabilo register gadai
Menulis slip penarikan
5
Selasa 12-03-2019
Menyettabilo register gadai
Menulis slip penarikan
Melipat sbr gadai
6
Rabu 13-03-2019
Menyettabilo register gadai
Melipat SBR gadai

Kamis 14-03-2019
Menyettabilo register gadai
7
Jumat 15-03-2019
Menyettabilo register gadai dan melipat SBR gadai

Senin 18-03-2019
Mensettabilo register gadai

Selasa 19-03-2019
Mensettabilo register gadai

Rabu 20-03-2019
Mensettabilo register gadai

Kamis 21-03-2019
Mensettabilo register gadai

Jum’at 22-03-2019
Mensettabilo register gadai

Senin 25-03-2019
Mensettabilo register gadai

Selasa 26-03-2019
Menulis catatan Khasanah

Rabu, 27-03-2019
-

3.2              Hasil Prakerin
Hasil yang di peroleh selama prakerin di PT BPR Syariah mandiri mitra sukses sangkapura adalah  :
1.      Mencatat SBR gadai
SBR gadai adaalah surat bukti register gadai yang diserahkan kepada orang yang menggadaikan barang.
2.      Menulis slip penarikan
Slip penarikan digunakan untuk mengambil tabungan
3.       Memberi tanda (menstabilo) data orang yang sudah melunasi barang yang di gadaikan
4.       Menulis catatan khasanah
Catatan khasanah adalah jumlah uang setiap hari
5.      Mentralisir uang
6.      Mengetik bukti setoran gadai
BAB IV
PENUTUP
5.1    Kesimpulan
Setelah melakukan prakerin (praktek kerja industri) di PT BPRS Syariah Mandiri Mitra Sukses Sangkapura. Saya mendapatkan banyak pengalaman, pengetahuan, dan semua yang terkait dalam dunia kerja. Sehingga saya dapat menambah wawasan yang saya dapatkan selama ini, karena hanya dengan praktek saya mengetahui seberapa jauh kemampuan yang sudah saya dapatkan di sekolah. Sehingga suatu saat nanti jika saya memasuki dunia kerja tidak akan ragu melakukannya, karena sebelumnya sudah mempunyai pengalaman yang baik.
pembelajarandi dunia kerja adalah suatu strategi yang memberi peluang serta mengalami proses belajar melalui bekerja langsung pada pekerjaan sesungguhnya. Dengan adanya prakerin penulis dapat merasakan bagaimana pelaksanaan praktek langsung di lingkungan dunia kerja yang dibimbing oleh pihak industri, dan bahkan saya dapat mengukur sejauh mana penguasaan ilmu praktek lapangan.

5.2    Saran
Dari hasil selama saya melakukan kegiatan prakerin, saya akan menyampaikan saran-saran, baik untuk pihak sekolah maupun bagi pihak industri tentang pelaksanaan praktek kerja industri (prakerin).
Ø  untuk perusahaan
·         diharapkan agar kerja sama antara sekolah dengan perusahaan lebih ditingkatkan dengan banyak memberi peluang kepada siswa/i SMK untuk praktek kerja industri (prakerin)
·         untuk para karyawan lebih ditingkatkan lagi motivasi dan kedisiplinannya dalam bekerja.
·         hubungan karyawan dengan siswa/i prakerin diharapkan selalu terjaga keharmonisannya agar dapat tercipta suasana kerjasama yang baik
Ø  Untuk Sekolah
Pemantauan terhadap siswa atau siswi yang sedang  prakerin di tingkat kan lagi untuk meyakinkan pihak perusahaan terhadap program prakerin ini
Ø  Untuk Siswa
Di harapkan kepada siswa yang melaksanakan prakerin untuk mengikuti kegiatan prakerin secara tertib dan lancar.
5.3    Tindak Lanjut
1.      Sekolah hendaknya lebih menyiapkan lagi kemampuan siswa siswi sebelum praktik di dunia kerja dan industri.
2.      Untuk praktik komputer lebih di seringkan lagi.
DAFTAR PUSTAKA

www.bankmitrasyariah.com


Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Seorang Blogger Pemula, berburu informasi dan berbagi wawasan yang bermanfaat adalah jalan ninjaku